Kesehatan

Mengenal Apa Itu Autis dan Gejala-gejalanya

Halodoc

Selama ini mungkin Anda kerap kali mendengar mengenai istilah autis, apalagi ada banyak sekali sekarang ini anak-anak yang menderita gangguan tersebut. Lalu sebenarnya apa itu autis ? Autisme ini sendiri adalah sebuah gangguan yang terjadi pada otak, biasanya menyebabkan beberapa bagian otak tidak mampu bekerjasama sebagaimana mestinya. Sehingga penderitanya kemudian mengalami kesulitan di dalam melakukan komunikasi ataupun juga berhubungan dengan lingkungan sosial mereka.

Penyebab dari gangguan otak ini sendiri sangatlah beragam, mulai diantaranya adalah faktor keturunan atau genetik hingga disebabkan oleh lingkungan mereka. Umumnya kondisi yang satu ini juga baru diketahui ketika sudah memasuki usia anak-anak dan beranjak dewasa, tidak dibawa sejak lahir. Itulah mengapa tak jarang diantaranya para orang tua yang juga terlambat menyadari bahwa sebenarnya buah hati mereka menderita autisme. Berikut ini diantaranya beberapa gejala dari anak autis yang wajib untuk Anda ketahui, diantaranya adalah:

  1. Kesulitan di dalam berkomunikasi, gejala utama yang mudah sekali dikenali adalah ketika anak-anak kesulitan di dalam berkomunikasi dengan orang lain, termasuk diantaranya adalah berbicara, memahami pembicaraan, maupun menulis sampai dengan membaca. Biasanya anak-anak yang mengalami autis ini akan mengulang-ulang satu kata yang baru saja didengarnya, mengatakan sesuatu seolah-olah itu adalah nada lirik lagu, juga umumnya akan melakukan tantrum untuk mengungkapkan apa yang diinginkannya.
  2. Mengalami gangguan yang berhubungan dengan sosial mereka, anak-anak autis akan asik dengan dunianya sendiri, mereka akan sulit sekali untuk berhubungan dengan orang lain yang ada di sekitarnya, sulit di dalam melakukan kontak mata da juga akan kesulitan di dalam memahami rasa sakit, sedih hingga perasaan-perasaan orang lain yang umumnya akan dengan mudah dipahami oleh orang-orang normal. Hal inilah yang kemudian membuat mereka kesulitan di dalam berteman, bermain dan juga berbagi mainan dengan teman-temannya.
  3. Menunjukkan perilaku-perilaku khas yang lainnya, anak yang terkena autisme umumnya juga akan menunjukkan beberapa perilaku khas seperti cepat marah jika seandainya mendengar suara tertentu, kemudian juga sulit sekali untuk mengubah satu aktivitas yang sudah mereka lakukan ke aktivitas yang lainnya, hingga memiliki keterbatasan pada minat yang unik. Mereka biasanya akan membicarakan satu topik atau dengan menatap satu mainan tertentu. Selain itu juga akan terdapat beberapa ciri lain seperti diantaranya adalah suka mengibas-ngibaskan tangan mereka, menyimpan batu, menatap dengan pandangan kosong dan juga memutar badan. Biasanya anak autis juga hanya menyukai sedikit jenis makanan.

Lalu jika seandainya buah hati mengalami gejala-gejala autis ini, maka apa yang hendaknya dilakukan? tentunya dengan membawanya ke dokter untuk dilakukan tindak pengecekan atau tes. Anda juga bisa melakukan perubahan gaya hidup dan langkah pengobatan sendiri di rumah, diantaranya adalah:

  1. Melakukan rutinitas teratur di rumah, hal ini nantinya akan membantu mereka di dalam mengurangi perilaku yang diulang-ulang setiap harinya.
  2. Pastikan juga untuk selalu melibatkan buah hati di dalam program terapi dengan konselor atau tim dokter.
  3. Mencari layanan dukungan dan juga kelompok dukungan untuk orang tua dan anak yang menderita autisme tersebut, kemudian masuklah ke komunitas atau kelompok mereka.

Dukungan orang tua pastinya juga sangat berperan di dalam tumbuh kembang mereka, karena banyak juga anak autis yang bisa berkarya. Jadi sekarang sudah tahu bukan apa itu autis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *